Sabtu, 26 September 2009

Perpisahan terbatas tak nampak

Aku berjalan,

Namun aku tak bisa menapakkan kakiku

Aku bernyanyi,

Namun aku tak bisa membuka bibirku

Aku menangis,

Namun airmata itu sama sekali tak menetes

Aku sendiri tak mengerti,

Apakah sosok sebenarnya aku ini?

Aku sendiri tak tahu,

Akankah aku mampu melupakannya?

Ini membingungkan bukan?

Untuk diriku sendiri…

Aku terus berjalan,

Mencari sebuah jawaban akan cinta yang hilang

Aku juga binggung, kenapa aku harus mencarinya?

Kalau aku jelas-jelas tahu itu sudah hilang

Hilang, seperti saat aku kini berjalan

Tak ada tapak kaki yang ditinggalkan di pasir pantai yang kujejaki

Ah, cintaku telah ia bawa terbang

Aku tak bisa menoleh ke arah cinta selain yang telah ia bawa terbang

Entah mengapa?

Saat ini tak ada fikiran untuk menjadi milik yang menyayangiku

Aku hanya ingin waktu yang menemani ceritaku

Bukankah hanya waktu saat ini yang aku rasakan?!

Yaahh, ungkapan hati untuk tangisanku yang tak pantas kuperlihatkan padamu,

I Love You Forever!

I Miss Daniel!! Semoga kau Damai di Taman Surga Tuhanmu!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar