Minggu, 05 Desember 2010

Aku Tidak Mau Kehilangan Desember

Tulisan untuk hari ini..
Kata Tuhan yang selalu membisiki hatiku, “Teruslah menulis untuk kehidupanmu yang berharga!”
Aku mengingat kalimat itu, karena kalimat indah itu sudah tidak bisa aku lupakan. Akhir-akhir ini aku memang jarang menulis. Ada sesuatu hal, hal yang sudah kusinggung di tulisanku sebelum ini. Seakan kalimat itu hilang di dalam ingatanku. Aku pun mulai sadar, aku harus memulainya kembali. Entah tulisan ini ada yang membaca atau tidak, aku tetap akan menulis.
Desember..
Semua orang mengetahui, bahwa bulan desember adalah bulan terakhir dari kalender internasional. Mungkin ada beberapa orang tidak menganggap bulan ini begitu spesial seperti aku. Aku sangat menanti-nantikan bulan ini. Entah kenapa ada sesuatu yang mengantarkanku kepada perasaan yang hilang. Aku tidak tahu perasaan apa itu.
Aku merasa  tidak mau kehilangan bulan ini.
Aku ingin menangis malam ini. Rasanya memang begitu setiap aku menginjak bulan desember. Menangis..ToT
Kalau memang Tuhan telah memberikan kehidupan padaku sebelum ini, mungkin saja kehidupanku yang dulu sangat indah. Sehingga di kehidupanku yang sekarang ini masih mampu merasakannya. Bagaimana tidak, haruskah aku mengatakan pada Tuhan dengan suara lantang tentang perasaanku yang hinggap dan lenyap? Tidak perlu. Karena Tuhan pastilah mengerti tanpa aku meninggikan suaraku yang tidak merdu ini.
Ada sesuatu yang tidak mampu aku ingat di bulan desember. Desember yang tidak akan pernah aku temui di desember kehidupanku yang sekarang.
Aku hanya bisa berharap, perasaanku terobati oleh sesuatu yang disebut berkat Tuhan.
Desemberku, aku tidak ingin kehilanganmu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar